Tampilkan postingan dengan label Driving Comfort. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Driving Comfort. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Maret 2015

Kelebihan dan Kelemahan Ban yang diisi dengan Nitrogen


Ban adalah komponen penting pada kendaraan. apapun kendaraannya (mobil, motor, sepeda dan sebagainya) tekanan gas (angin) dalam ban perlu diperhatikan agar kinerja (grip/daya cengkram) ban terhadap jalan tetap optimal dan umur pakai ban menjadi lebih panjang. Selain menggunakan angin, kini beberapa toko ban juga menyediakan gas nitrogen (N2) untuk diisi ke ban. Begitu ganti isinya, tutup pentilnya
pun ditukar dengan warna hijau.
Banyak keuntungan dengan memakai N2 ketimbang keempat ban diisi mengandalkan angin. Namun harga untuk pengisian setiap ban cukup mahal dibandingkan dengan yang pakai angin. Muncul berbagai persepsi mengenai penggunaan gas nitrogen pada
ban kendaraan. Sebagian besar menyatakan penggunaan nitrogen membuat ban lebih empuk, malah ada yang nekat menyatakan kendaraan jadi hemat bahan bakar. Gas nitrogen sebagai pengisi ban Dikarenakan partikel gas Nitrogen (N2) lebih besar dibandingkan Oksigen (O2) maka N2 dapat mencegah terjadinya kebocoran (rembesan) yang menyebabkan berkurangnya tekanan gas (angin) pada ban.
Selain itu Nitrogen aman digunakan karena tidak bisa terbakar, tidak berbau dan merupakan bagian dari gas yang ada di atmosfir yang juga kita hirup sehari-hari. Untuk membedakan mana ban yang di dalamnya berisi gas biasa dan yang berisi gas N2, umumnya disepakati dengan menggunakan tutup pentil berwarha Hijau bertuliskan N2 untuk ban yang diisi dengan gas N2.
>>Keuntungan Menggunakan N2 sebagai gas pengisi ban :
1. Tekanan ban terjaga lebih lama (menjadi lebih jarang mengisi ulang)
2. Daya cengkram dan kinerja ban menjadi optimal akibat grip yang baik, tekanan yang tidak berkurang)
3. Menghemat BBM (tekanan tepat, meringankan kerja mesin)
4. Memperpanjang umur pakai ban (tekanan tepat, habisnya ban akan merata)
5. Meningkatkan keselamatan (tekanan tepat, grip dan stabilitas terjaga)
6. Tidak terjadi oksidasi pada karet ban (memperpanjang umur elastisitas karet ban)
7. Tidak membantu menimbulkan karat (aman bagi komponen besi)
8. Tekanan ban yang stabil terhadap temperatur ban (mengurangi kecelakaan akibat pecah ban / overpressure)
>>Kelemahan gas Nitrogen (N2) sebagai gas pengisi ban :
1. Harga yang masih mahal
Umumnya berkisar sekitar 10 ribu hingga 20 ribu rupiah untuk setiap ban. Belum lagi ada tambahan biaya apabila sebelumnya gas pengisi ban tersebut bukan N2, karena harus dikuras terlebih dahulu untuk kemudian diisi gas N2. Biaya kuras berkisar sekitar 5 ribu sampai 10 ribu rupiah.
2. Perawatan
Setiap kali ban sudah terisi oleh N2, maka selanjutnya jika tekanan berkurang, sangat disarankan untuk menambahkannya dengan N2 juga.
3.Ketersediaan
Belum banyak bengkel ban yang menyediakan jasa pengisian N2.
Berikut ini info untuk melakukan pengisian Nitrogen :
a) Kuras angin ban disertai dengan melepas pentil.
b) Setelah terbuang, isi N2 80 hingga 85 persen dari tekanan idealnya. Semisalnya ban profil tipis, jika seharusnya diisi 40 Psi, untuk penggunaan ini cukup diisi 32-34 Psi.
c) Kemudian lakukan poin 1 (buang nitrogen) dan isi kembali (pentil belum terpasang). Tujuannya, agar saat pengisian asupan kedua murni N2.
d) Pasang pentil dan lanjutkan dengan pengisian kembali sampai batas ideal.
*NOTE:
apabila tekanan N2 berkurang dan tidak ditemukan bengkel yang menyediakan pengisian N2, kita dapat menambahkannya dengan gas/angin ban seperti biasa yang mudah ditemui di tepi jalan sebagai langkah darurat. Namun apabila kita sudah dapat
menemukan bengkel yang menyediakan pengisian N2, sebaiknya ban tersebut kembali di kuras ulang untuk diisi kembali dengan gas N2 murni

Kamis, 08 Januari 2015

Berkendara itu Menyenangkan!

Bepergian jarak jauh bersepeda motor atau lazim disebut touring biasanya menghabiskan waktu berjam-jam. Di satu sisi, ini adalah hal yang menyenangkan. Tetapi di sisi lain hal ini juga lebih melelahkan dibandingkan dengan menempuh jarak dan waktu yang sama dengan mengemudikan mobil.
Untuk dapat menikmati bertualangan dengan sepeda motor, sebaiknya dibuat agar perjalanan menjadi senyaman mungkin. Berikut adalah hal-hal yang perlu dipertimbangkan:
*GUNAKAN WINDSHIELD: Hentakan angin pada tubuh akan membuat kelelahan bagi pengendara jarak jauh. Dalam cuaca dingin, angin akan menambah sulit bagi pengendara sepeda motor untuk menjaga panas tubuh. Sementara pada cuaca panas sirkulasi udara yang tepat sangat diperlukan untuk menguapkan keringat. Banyak berkeringat akan cepat menguras cairan tubuh.
*GUNAKAN JOK YG NYAMAN : Posisi duduk adalah salah satu faktor yang paling penting untuk mendapatan kenyamanan berkendara. ATPM memproduksi motor bersifat massal, berarti masih harus ada penyesuaian, karena tubuh kita tidak dibangun sama. Carilah pembuat jok yang dapat membentuk posisi duduk yang sesuai dengan postur tubuh. Bukan hanya gaya, namun harus fungsional.
*POSTUR BERKENDARA : Analogi sederhana untuk menggambarkan posisi mengendarai sepeda motor yang paling nyaman adalah seperti berkuda: duduk tegak dengan agak ke depan sedikit. Paha ditekan ke tangki, punggung lurus dan tangan memegang setang kemudi dengan santai. Siku membentuk sudut 120 derajat. Jika posisi tinggi setang kurang cocok, kita bisa menggunakan adaptor tambahan.
*KENAKAN JAKET YG TEPAT: Kita semua tahu pentingnya mengenakan perlengkapan pelindung untuk mengantisipasi benturan pada kecelakaan. Mengenakan jaket yang sesuai juga penting untuk kenyamanan. Dalam cuaca panas, dianjurkan untuk memakai jaket terbuat dari bahan mesh atau yang ber-ventilasi agar memungkinkan udara mengalir untuk kelancaran pendinginan tubuh. Pada udara dingin, sebaiknya kenakan pakaian yang mampu menahan dingin dengan baik.
*HINDARI DEHIDRASI: Mengalami dehidrasi saat berkendara dapat membahayakan. Meminum banyak air bening dapat mengganti cairan tubuh yang hilang melalui keringat. Minum minuman olahraga dan memakan buah segar dapat mengganti cairan elektrolit.
*GUNAKAN KACAMATA: Selainnya visor helm, kacamata akan membantu melindungi mata pengendara baik dari debu maupun dari silau matahari. Sekarang banyak helm yang dilengkapi dengan visor peredam sinar matahari sebagai pengganti kacamata.
*BEBAS STRES: Naik motor merupakan kegiatan yang fisik. Jika kondisi mental lelah atau emosional, kita tidak mungkin bisa merasakan kenikmatan berkendara. Dari sudut pandang keamanan, kelelahan mental dan emosi dapat mengurangi kewaspadaan.
*ISTIRAHAT YG CUKUP: Saya pribadi lebih suka beristirahat setiap dua jam atau setelah menempuh jarak 100 kilometer untuk peregangan, bersantai, berbicara dengan orang penduduk setempat, re-hidrasi, dan mendiskusikan perjalanan dengan teman seperjalanan. Bersepeda motor seharusnya menyenangkan. Menjadi nyaman adalah sebagian cara untuk menjaga supaya perjalanan tetap menyenangkan.